Skip to content
Blog

Ke mana file kamu disimpan

3 September 2026

Kalau kamu naruh kerjaan di layanan orang lain, kamu berhak tahu barangnya ditaruh di mana dan siapa yang bisa lihat. Ini penjelasannya, tanpa istilah yang bikin kelihatan lebih canggih dari kenyataannya.

Tiap file punya alamat, dan alamatnya acak

Waktu kamu unggah file, dia disimpan di bawah satu alamat. Yang penting adalah bagaimana alamat itu dibentuk.

Cara yang paling gampang — dan yang dulu kami pakai — adalah menyusun alamat dari nomor akun. Kira-kira begini bentuknya:

pengguna/1043/catatan/gambar.png

Kelihatan tidak berbahaya, sampai kamu sadar dua hal. Pertama, alamat itu kadang muncul di tautan yang bisa dibagikan — jadi tautan ke satu file diam-diam ngasih tahu nomor akun pemiliknya. Kedua, kalau nomornya berurutan, orang bisa nebak: kalau ada 1043, mungkin ada 1042.

Sekarang alamatnya nggak lagi begitu. Tiap akun punya pengenal acak sendiri, terpisah dari nomor akunnya, dan alamat file dibentuk dari itu:

pengguna/8f3c9a1e-…/catatan/gambar.png

Pengenal acak itu nggak berurutan dan nggak bisa ditebak dari nomor akun. Tautan ke satu file nggak ngasih tahu apa pun soal pemiliknya, dan nggak bisa dipakai buat menyusun alamat file orang lain.

Yang privat tetap privat

Alamat yang susah ditebak itu lapisan tambahan, bukan pengaman utamanya.

Pengaman utamanya di server: tiap permintaan buka file dicek dulu — file ini punya siapa, yang minta siapa. Kalau bukan punya kamu dan kamu nggak dikasih akses, permintaannya ditolak, walau kamu tahu alamat persisnya.

Jadi ada dua lapis, dan dua-duanya berdiri sendiri: alamatnya nggak bisa ditebak, dan ditebak pun nggak ngasih akses.

Kalau kamu sendiri yang bikin tautan publik

Beberapa hal di Wizzy bisa kamu terbitkan biar bisa dibuka tanpa login — invoice buat klien, kalender buat murid, file tertentu yang mau kamu bagikan.

Waktu kamu melakukan itu, ingat sifatnya: tautan publik ya publik. Siapa pun yang punya tautannya bisa buka, termasuk kalau diteruskan ke orang lain. Nggak ada kata sandi di baliknya.

Itu memang gunanya — tanpa sifat itu, klien kamu harus bikin akun cuma buat lihat tagihan. Tapi berarti tautan publik bukan tempat buat hal yang benar-benar rahasia.

Yang tidak kami klaim

Bagian ini yang paling penting, karena artikel keamanan gampang banget kedengaran lebih meyakinkan daripada faktanya.

  • Kami tidak menyediakan enkripsi ujung-ke-ujung. File kamu tidak dienkripsi dengan kunci yang cuma kamu yang punya. Secara teknis, sistem kami bisa membaca isinya. Kalau kamu butuh jaminan bahwa penyedia layanan tidak mungkin membaca datanya, Wizzy bukan alat yang tepat, dan kami lebih baik bilang sekarang.
  • Kami bukan layanan penyimpanan berstandar kepatuhan tertentu. Nggak ada sertifikasi yang bisa kami tunjukkan.
  • Cadangan bukan alasan buat nggak punya salinan sendiri. Buat berkas yang benar-benar penting — kontrak, hasil akhir — simpan juga di tempat kamu sendiri. Ini saran yang berlaku buat semua layanan, termasuk kami.

Kalau akunnya dihapus

Kamu bisa hapus akun kapan saja, dan itu menghapus data kamu. Yang kami simpan cuma catatan transaksi seperlunya, buat keperluan pembukuan.

Dan selama akunnya masih ada, kami nggak akan menghapus file kamu karena alasan pembayaran — alasannya di sini.

Bacaan lanjutan: halaman depan kami nggak nanam skrip pelacak dan pertanyaan yang paling sering ditanyain sebelum bayar.