Kenapa Wizzy nggak punya langganan otomatis
3 September 2026
Wizzy nggak nyimpen kartu kamu. Nggak ada auto-debit, nggak ada tagihan yang jalan sendiri, nggak ada tombol "batalkan langganan" yang harus kamu cari-cari di menu paling dalam.
Sekali bayar = satu bulan akses. Habis, ya habis. Mau lanjut? Bayar lagi.
Ini keputusan yang paling sering ditanyain ke kami, biasanya dengan nada heran. Jadi sekalian aja dijelasin di sini.
Jawabannya bukan idealisme
Kami nggak lagi mau bilang langganan otomatis itu jahat. Buat banyak produk, itu masuk akal — kamu emang pakai tiap hari, dan nggak mau mikirin bayarnya tiap bulan.
Masalahnya ada di satu hal yang jarang diomongin: sebagian besar pendapatan model langganan datang dari orang yang lupa berhenti.
Coba buka daftar langganan di HP kamu sekarang. Beneran, buka. Ada berapa yang kamu bayar tiap bulan tapi udah nggak pernah kamu buka? Satu? Tiga?
Itu bukan kelalaian kamu. Itu emang cara kerjanya. Tombol berhentinya sengaja ditaruh jauh, pengingatnya sengaja nggak dikirim, dan tiap bulan uangnya masuk tanpa kamu memutuskan apa-apa.
Kami nggak mau punya produk yang penghasilannya bergantung pada itu.
Konsekuensinya buat kami: pendapatan lebih kecil
Ini bagian yang biasanya nggak ditulis di halaman "kenapa kami beda", jadi kami tulis.
Model tanpa langganan otomatis artinya tiap bulan kamu harus memutuskan lagi. Dan sebagian orang bakal memutuskan "nggak usah dulu". Itu pendapatan yang hilang, dan hilangnya nyata.
Artinya juga kami nggak bisa ngitung pendapatan dua tahun ke depan dari satu pendaftar, cara yang biasa dipakai perusahaan SaaS buat ngitung sampai berapa mereka boleh bayar iklan. Buat kami, satu pembayaran ya satu pembayaran.
Kami terima itu. Tapi ada gantinya, dan gantinya bukan hal kecil: kalau kamu bayar bulan depan, itu karena Wizzy emang kepakai — bukan karena kamu lupa. Sinyal itu jujur, dan produk yang dibangun di atas sinyal jujur lebih susah salah arah.
Apa artinya buat kamu
Empat hal, dan cuma ini:
- Nggak ada kartu yang disimpan. Bayar pakai QRIS atau e-wallet, sekali jalan.
- Nggak ada yang perlu dibatalin. Berhenti bayar = berhenti. Nggak usah nyari menu, nggak usah kirim email, nggak usah ngobrol sama siapa pun.
- Akses habis pas waktunya habis. Nggak dipotong di tengah, nggak diperpanjang diam-diam.
- File kamu nggak kami hapus. Kalau akses berbayar kamu berakhir, data kamu tetap ada. Yang berhenti cuma fitur berbayarnya, dan kemampuan nambah file baru kalau kamu lewat kuota.
Poin keempat itu penting dan sering dilewatin orang waktu ngebandingin. Ada aplikasi yang menghapus file kamu kalau kamu turun ke paket gratis. Kami nggak. Menurut kami itu bukan kebijakan, itu sandera.
Yang gratis tetap gratis
Terpisah dari semua di atas: sebagian tool di Wizzy gratis selamanya, bukan uji coba yang habis dalam 14 hari. Catatan, todo, habit tracker, kalender, pomodoro, password generator, file manager, diff checker, whiteboard, workspace bareng, code playground, screen recorder — plus penyimpanan gratis buat mulai.
Alasannya sama sederhananya: yang berat buat kami jalanin — otomasi, AI, invoice, downloader, tool gambar — itu yang kami jual. Yang ringan dan kamu pakai tiap hari, nggak ada gunanya disandera.
Jadi
Kalau kamu lagi nimbang Wizzy dan yang bikin ragu itu "nanti kepotong terus tiap bulan" — nggak akan. Nggak ada yang bisa kepotong, karena nggak ada yang kami simpan.
Dan kalau ternyata nggak kepakai, ya udah. Berhenti bayar itu satu-satunya langkah yang perlu kamu ambil, dan langkah itu isinya nggak ngapa-ngapain.